Hai guys..
Sebenarnya saya udah pindah lapak ke jurnalyuditya.blogspot.com
Tapi sayang aja kalau harus ngehapus blog ini.
Secara kan ini blog pertama saya :')
Saya belajar ngeblog dengan blog ini...
Jadi jangan heran ya... kalau blog ini jarang banget update.
Silahkan follow saya di jurnalyuditya.blogspot.com ^^
Senang sekali jika kamu mau berkunjung..
Alunan Frasa Yuditya Kenkyusha
WELCOME TO MY LIFE :) qwillaqeyshania.blogspot.com dan jurnalyuditya.blogspot.com
Kamis, 25 April 2013
Rabu, 04 Januari 2012
Mau Kirim Karya? Berikut Beberapa Alamat dan Syarat Pengiriman ke Media
Oleh: Yuditya
Majalah Gadis
-Tulisan untuk rubrik Obrolan, Kuis, Cinta dengan panjang 3-4 halaman folio spasi ganda
-Tulisan untuk rubrik Percikan (cerpen mini) dengan panjang 2 halaman folio spasi ganda
-Tulisan untuk rubrik cerpen dengan panjang 6-7 halaman folio spasi ganda
-Kirim ke alamat Redaksi Majalah Gadis: Jl HR Rasuna Said Blok B Kav 32-33
- Email: Redaksi.GADIS@feminagroup.com
-Tulis identitas lengkap dan nomor rekening
-Cantumkan nama rubrik di kiri atas amplop
Majalah Kawanku
-Cerpen dengan jumlah karakter 9100 termasuk spasi
-Ketik spasi double
-Kirim ke alamat email: cerpenkawanku@gmail.com, fiksi-kawanku@gramedia-majalah.com
-Cantumkan identitas lengkap, alamat, dan nomor rekening
Majalah Aneka
-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Kirim ke alamat: Jl Salemba Tengah No 58
-Email di: aneka@indosat.net.id cc ke adiba.yessgroup@yahoo.co.id
Majalah Hai
-Cerpen maksimal 7 hlm folio spasi ganda
-Kirim ke alamat: Gedung Gramedia Majalah Unit I Lt.1, Jl Panjang No 8A, Kebon Jeruk,
-Alamat email: hai_magazine@gramedia-majalah.com
Tabloid Teen
-Kirim cerpen maksimal 6 halaman
-Cantumkan nama, alamat, nomor telepon, email, dan nomor rekening bank
-Kirim ke alamat Jl Guru Mughni No 2, Karet Kuningan,
Majalah Story
- panjang cerpen antara 13.000-14.000 characters with spaces
- panjang cerbung 26.000-40.000 characters with spaces
- panjang novelet 30.000-35.000 characters with spaces
- panjang kissing 4.000 characters with spaces
- panjang cerpen berbahasa Inggris 6.000 characters with spaces
- panjang cerpen anak sekolah (hanya untuk anak sekolah dengan setting tokoh dan kejadian harus sekolahmu) 6.000 characters with spaces atau sekitar 4 halaman
- Jl. Raya Kedoya Duri No. 36, Kebun Jeruk
Tabloid
Jl. Raya Kedoya Duri No. 36, Kebun Jeruk
Olga Magazine
- kirim cerpen maksimal 4 lembar
- spasi 1,5
- alamat :Jl. Sultan Agung 63 Kav. 5,
- alamat email : olga_magazine@yahoo.com
Selamat berkarya! :D
Selasa, 03 Januari 2012
Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah ( a novel by tere-liye)
Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah
SINOPSIS
Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit, 18.000 kali dalam setiap jam, dan nyaris setengah juta sehari-semalam, seseorang entah di belahan dunia mana, berbinar, harap-harap cemas, gemetar, malu-malu menyatakan perasaannya.
Apakah Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah ini sama spesialnya dengan miliaran cerita cinta lain? Sama istimewanya dengan kisah cinta kita? Ah, kita tidak memerlukan sinopsis untuk memulai membaca cerita ini. Juga tidak memerlukan komentar dari orang-orang terkenal. Cukup dari teman, kerabat, tetangga sebelah rumah. Nah, setelah tiba di halaman terakhir, sampaikan, sampaikan ke mana-mana seberapa spesial kisah cinta ini. Ceritakan kepada mereka.
"Seperti biasa, Tere Liye selalu bisa mencungkil hal-hal istimewa dari kehidupan yang tidak menarik perhatian."
Belinda, calon dokter gigi
"Tentang cinta pertama yang begitu memukau, mengajari tetapi tidak menggurui."
Ayu Aditya Saputri, calon guru SLB
"Jika selama ini sering dijejali cerita cinta termehek-mehek, maka Borno dan Mei adalah orisinal cerita cinta tentang pengorbanan yang tidak akan membuat kita menjadi mellow."
Ariza, guru TK
"Novel yang berbeda. Mengangkat profesi yang tidak pernah ada di novel mana pun. Kisah cinta yang sederhana, indah, dan klasik."
Umi Futikhah, guru
"Saya berdoa semoga saya bisa menjadikan anak lelaki saya “bujang berhati paling lurus” seperti Borno. Amin."
Putri, buruh pabrik
DETAIL
Harga Rp61.200,-
Terbit
19 Januari 2012
Terbit
19 Januari 2012
Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah
Oleh Tere-liyeSINOPSIS
Ada tujuh miliar penduduk bumi saat ini. Jika separuh saja dari mereka pernah jatuh cinta, setidaknya akan ada satu miliar lebih cerita cinta. Akan ada setidaknya 5 kali dalam setiap detik, 300 kali dalam semenit, 18.000 kali dalam setiap jam, dan nyaris setengah juta sehari-semalam, seseorang entah di belahan dunia mana, berbinar, harap-harap cemas, gemetar, malu-malu menyatakan perasaannya.
Apakah Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah ini sama spesialnya dengan miliaran cerita cinta lain? Sama istimewanya dengan kisah cinta kita? Ah, kita tidak memerlukan sinopsis untuk memulai membaca cerita ini. Juga tidak memerlukan komentar dari orang-orang terkenal. Cukup dari teman, kerabat, tetangga sebelah rumah. Nah, setelah tiba di halaman terakhir, sampaikan, sampaikan ke mana-mana seberapa spesial kisah cinta ini. Ceritakan kepada mereka.
"Seperti biasa, Tere Liye selalu bisa mencungkil hal-hal istimewa dari kehidupan yang tidak menarik perhatian."
Belinda, calon dokter gigi
"Tentang cinta pertama yang begitu memukau, mengajari tetapi tidak menggurui."
Ayu Aditya Saputri, calon guru SLB
"Jika selama ini sering dijejali cerita cinta termehek-mehek, maka Borno dan Mei adalah orisinal cerita cinta tentang pengorbanan yang tidak akan membuat kita menjadi mellow."
Ariza, guru TK
"Novel yang berbeda. Mengangkat profesi yang tidak pernah ada di novel mana pun. Kisah cinta yang sederhana, indah, dan klasik."
Umi Futikhah, guru
"Saya berdoa semoga saya bisa menjadikan anak lelaki saya “bujang berhati paling lurus” seperti Borno. Amin."
Putri, buruh pabrik
DETAIL
| Judul | Kau, Aku dan Sepucuk Angpau Merah |
| ISBN / EAN | 9789792279139 / 9789792279139 |
| Author | Tere-liye |
| Publisher | Gramedia Pustaka Utama (GPU) |
| Publish | 19 Januari 2012 |
| Pages | 512 |
| Weight | 250 gram |
| Dimension (mm) | 14 x 200 |
| Tag | Fiksi, |
Senin, 02 Januari 2012
SUNSHINE BECOMES YOU (a novel by ILANA TAN)
Terbit
02 Februari 2012
Harga Rp55.250,-
Sunshine Becomes You
Oleh Ilana TanSINOPSIS
“Walaupun tidak ada hal lain di dunia ini yang bisa kaupercayai, percayalah bahwa aku mencintaimu. Sepenuh hatiku.”
Ini adalah salah satu kisah yang terjadi di bawah langit kota New York…
Ini kisah tentang harapan yang muncul di tengah keputusasaan…
Tentang impian yang bertahan di antara keraguan…
Dan tentang cinta yang memberikan alasan untuk bertahan hidup.
Awalnya Alex Hirano lebih memilih jauh-jauh dari gadis itu—malaikat kegelapannya yang sudah membuatnya cacat.
Kemudian Mia Clark tertawa dan Alex bertanya-tanya bagaimana ia dulu bisa berpikir gadis yang memiliki tawa secerah matahari itu adalah malaikat kegelapannya.
Awalnya mata hitam yang menatapnya dengan tajam dan dingin itu membuat Mia gemetar ketakutan dan berharap bumi menelannya detik itu juga.
Kemudian Alex Hirano tersenyum dan jantung Mia yang malang melonjak dan berdebar begitu keras sampai Mia takut Alex bisa mendengarnya.
DETAIL
| Judul | Sunshine Becomes You |
| Seri | MetroPop |
| ISBN / EAN | 9789792278132 / 9789792278132 |
| Author | Ilana Tan |
| Publisher | Gramedia Pustaka Utama (GPU) |
| Publish | 02 Februari 2012 |
| Pages | 400 |
| Weight | 250 gram |
| Dimension (mm) | 14 x 200 |
Minggu, 01 Januari 2012
Cinta itu Indah, Tapi...
Cinta itu indah. Tapi bisa jadi berbahaya, jika menggebu sebelum nikah.
Cinta menggebu sebelum nikah ujungnya pacaran (baca: zina). As we know,
Islam melarang kita mendekati zina. Mendekati saja dosa, apalagi
melakukan. Pacaran boleh, asalkan setelah menikah :)
Subhanallah, bila kita bisa menjaga mata, hati, dan pikiran kita dari zina. Memang susah (apalagi buat saya). Tapi, Fatimah binti Muhammad saw dan Ali bin Abu Thalib saja bisa, kenapa kita nggak? Jatuh cinta memang naluriah bagi manusia. Kita nggak bisa mencegah apalagi melarang diri kita untuk jatuh cinta. Itu mustahil.
Kita boleh jatuh cinta, asalkan kita bisa menjaga mata, hati, dan pikiran kita dari zina. Yah, rasa cinta itu hanya kita dan Allah yang boleh tahu. Kayak Fatimah dan Ali gitu deh. Mereka kan saling jatuh cinta dari awal. Tapi subhanallah, mereka bisa menjaga diri dan menyimpan cinta mereka rapat-rapat. Rasulullah saw saja nggak tahu. Rasulullah saw akhirnya menjodohkan mereka. Memang benar ya, kalau jodoh nggak ke mana.
Jujur, saya juga susaahhh meneladani Fatimah dan Ali. Kalau suka seseorang, pasti ketahuan sama teman-teman. Habisnya, belum bisa menjaga diri sih. Sampai sekarang, saya terus berusaha menjaga mata, hati, dan pikiran saya dari zina. Semoga saya selalu istiqomah.
Saya akhirnya terinspirasi bikin puisi, judulnya HATI YANG TERKULAI. Puisi ini termasuk dalam antologi puisi saya, KEPINGAN MOZAIK, yang telah diterbitkan Leutika Prio. Bisa dibeli di Leutika Prio atau bisa juga ke saya langsung (procol: promosi colongan :p).
Ok, cekidot!
Aku mencintaimu dalam kediaman yang rapat
Dalam kata yang tak pernah sempat
Kuuraikan walau setitik
Aku memujamu di duniaku
Di dalam rasa kagumku yang tergugu
Walau rasa ini begitu menggebu
Aku menyayangimu dengan caraku
Dengan doa yang senantiasa teruntai
Meski hati ini berulang kali terkulai
(Hati yang Terkulai - Mozaik Lima - Kepingan Mozaik, Leutika Prio)
Subhanallah, bila kita bisa menjaga mata, hati, dan pikiran kita dari zina. Memang susah (apalagi buat saya). Tapi, Fatimah binti Muhammad saw dan Ali bin Abu Thalib saja bisa, kenapa kita nggak? Jatuh cinta memang naluriah bagi manusia. Kita nggak bisa mencegah apalagi melarang diri kita untuk jatuh cinta. Itu mustahil.
Kita boleh jatuh cinta, asalkan kita bisa menjaga mata, hati, dan pikiran kita dari zina. Yah, rasa cinta itu hanya kita dan Allah yang boleh tahu. Kayak Fatimah dan Ali gitu deh. Mereka kan saling jatuh cinta dari awal. Tapi subhanallah, mereka bisa menjaga diri dan menyimpan cinta mereka rapat-rapat. Rasulullah saw saja nggak tahu. Rasulullah saw akhirnya menjodohkan mereka. Memang benar ya, kalau jodoh nggak ke mana.
Jujur, saya juga susaahhh meneladani Fatimah dan Ali. Kalau suka seseorang, pasti ketahuan sama teman-teman. Habisnya, belum bisa menjaga diri sih. Sampai sekarang, saya terus berusaha menjaga mata, hati, dan pikiran saya dari zina. Semoga saya selalu istiqomah.
Saya akhirnya terinspirasi bikin puisi, judulnya HATI YANG TERKULAI. Puisi ini termasuk dalam antologi puisi saya, KEPINGAN MOZAIK, yang telah diterbitkan Leutika Prio. Bisa dibeli di Leutika Prio atau bisa juga ke saya langsung (procol: promosi colongan :p).
Ok, cekidot!
Aku mencintaimu dalam kediaman yang rapat
Dalam kata yang tak pernah sempat
Kuuraikan walau setitik
Aku memujamu di duniaku
Di dalam rasa kagumku yang tergugu
Walau rasa ini begitu menggebu
Aku menyayangimu dengan caraku
Dengan doa yang senantiasa teruntai
Meski hati ini berulang kali terkulai
(Hati yang Terkulai - Mozaik Lima - Kepingan Mozaik, Leutika Prio)
Langganan:
Komentar (Atom)
