Um, masih menempel wanginya
Menggelitik hidung, menyentil nurani
Beberapa jenak lalu ku melangkah
Tapi rindu mulai mengikat
Terbersit tuk berbalik arah
Urungkan niat berkelana
Kembali cita berbingkai emas menggoda
Tawarkan percikkan riak-riak impianku
Ku goreskan segaris rindu
Nanti berganti gambar penuh rindu
Kini, ku melangkah pasti
Menyongsong rangkakkan impianku
MAN Insan Cendekia Gorontalo, 26 Juli 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar