SENYUMAN bersama ISOTONE
Di bulan Juli semua bermula
24 anak tak berikatan dipertemukan
Di ruang berpoles warna krem
Tempat mengais selaksa perjuangan dengan kegigihan
Lalu 24 wajah itu senantiasa berseliweran
Menghiasi hari yang berair mata awalnya
Dengan identitas yang asing
Menyatu dan hendak melebur
Guliran hari berlalu tanpa disadari
Kian banyak hari dilewati bersama
Dengan pribadi yang mulai terkuak
Meski masih remang-remang
Hingga akhirnya waktu berlari
Sadar atau tidak
Lembaran kenangan pun tertorehkan satu demi satu
Menipiskan sendu, bahkan melenyapkannya
Kenangan-kenangan itu kini telah bertumpuk-tumpuk
Ada yang jelas, atau mungkin tinggal samar-samar
Ada yang menyenangkan, membanggakan, memalukan
Tapi nyaris tak ada hari sendu
~berlanjut ke episode II
Tidak ada komentar:
Posting Komentar